Senin, 24 Juni 2013

MAKALAH GAME


BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
            Game adalah Permainan yang terstruktur, yang biasanya game ini dibuat untuk menghilangkan stress atau juga bisa dibuat untuk Pendidikan agar orang yang ingin belajar tidak merasakan rasa bosan pada suatu hal yang ingin dia pelajari. Komponen dari Game itu adalah tujuan, aturan, tantangan, dan interaksi. Game pada umumnya melibatkan stimulasi mental atau fisik, dan bisa keduanya. Banyak Game yang bisa mengembangkan kreatifias seseorang, sebagai bahan latihan, atau simulasi pendidikan.
            Pada jaman modern seperti ini banyak Game yang melibatkan permainan yang menggunakan Otak  tanpa menggerakan seluruh fisik dikarenakan oleh teknologi yang berkembang pesat.
            Dengan perkembangan teknologi saat ini, banyak aplikasi yang mempermudah pembuatan game, sehingga penulis tertarik dalam membuat game menggunakan bantuan aplikasi GameMaker.

B.    Tujuan
-          Mampu membuat game menggunakan GameMaker
-          Game yang dibuat dapat dimainkan oleh semua kalangan
-          Mampu mengembangkan model game yang lebih modern






BAB II
ISI

Elemen Game dan Klasifikasi
Tools (Alat)
            Pada umumnya game pastinya membutuhkan sebuah alat untuk bermain, contohnya seperti sepak bola, catur, video games, card, dan masih banyak lagi. Namun ada juga permainan yang tidak membutuhkan alat yang dimana memerlukan tenaga dan otak atau juga keberanian, contohnya seperti hide and seek, truth or dare, dan lain-lain.

Rules (Peraturan)
            Game biasanya memerlukan peraturan yang dimana peraturan itu ada untuk mencegah adanya kecurangan dalam permainan pada saat di mainkan. Peraturan umumnya menentukan urutan gilirannya, hak dan tanggung jawab dari para pemain, dan tujuan masing-masing pemain.

Skill, Strategy, and Chance (Kemampuan, Strategi, dan Kesempatan)
            Game pada dasarnya memang membutuhkan skill, strategy, and chance. Skill sangat dibutuhkan sekali untuk bermain Game, karena tanpa skill kalian tidak bisa melakukan permainan tersebut dengan benar. Strategy adalah hal yang perlu di pelajari dahulu, seperti halnya game chess, card, atau game lainnya karena strategy adalah kunci sukses dari sebuah permainan. Chance, hal ini memerlukan suatu taktik dan pengelihatan atau perhitungan yang sangat jelih, karena chance ini bisa membawakan kita keberuntungan dalam memenangkan game.

Single-Player Games
            Banyak game yang membutuhkan multiplayer atau pemain yang banyak. Tetapi, single-player game juga sesuatu hal yang unik sehubungan dengan tantangan yang dihadapi pemain. Single-Player game ini bisa dicontohkan seperti permainan Puzzle, video game atau game komputer single-player tidak membutuhkan teman bermain, dan masih banyak lagi.

Tipe
Sports
            Game yang biasanya membutuhkan arena yang luas. Permainan ini biasanya membutuhkan pemain yang banyak, contohnya seperti Sepak Bola, Baseball, Basket, atau American Football (Rugby). Tetapi ada juga beberapa yang membutuhkan sedikit pemain, Contohnya seperti Tenis, Bulu Tangkis, atau Catur.

Board Game
            Permainan ini biasanya membutuhkan sebuah dice, papan permainan, resource, status pemain, dan langkah pemain yang menggunakan sebuah token yang dimana mereka harus mengocok dadu tersebut untuk bermain. Contohnya seperti Monopoly dan Ular Tangga.

Guessing Game
            Permainan tebakan, yang dimana permainan ini membutuhkan pengetahuan atau pengalaman yang lebih agar dapat menjawab pertanyaan tersebut lebih baik lagi.

Video Game
            Video Game adalah permainan dimana pemain menggunakan sebuah Platform besar seperti Komputer, Game Konsole (Playstation, Xbox, Wii, Nintendo, dll), atau Mesin Arcade. Video Game mempunyai genre dan rating tersendiri, berikut adalah berbagai macam genre Video Game:
- Racing: Genre ini dimana pemain memainkan sebuah mobil atau kendaraan virtual untuk balapan dengan pemain lain atau bisa juga melawan AI (pemain virtual yang biasanya disebut CPU), permainan ini bertujuan kendaraan siapakah yang terbaik dalam balapan atau juga pengendara mana yang mahir dalam mengendalikan kendaraan tersebut.
Contohnya: Need For Speed, Moto GP, atau Kart Racing.

- Shooting: Video Game jenis ini sangat memerlukan kecepatan refleks, koordinasi mata-tangan, juga timing, inti dari game jenis ini adalah menembak musuh atau target yang sudah di tentukan. Banyak orang menyebut game shooting ini dengan sebutan FPS (First Person Shooting).
Contohnya: Counter Strike, Call of Duty, atau Battlefield.

- Fighting: Game jenis ini biasanya banyak digemari para lelaki, yang dimana pemain memilih sebuah karakter yang mempunyai kemampuan tersendiri untuk bertarung melawan musuh atau pemain lain. Game ini diperlukan refleks untuk membaca serangan musuh dan kecepatan tangan untuk melakukan combo atau kemampuan tersembunyi yang dimiliki Karakter tersebut.
Contohnya: Street Fighter, Mortal Combat, Tekken, dan masih banyak lagi.

- Adventure: Video Game ini menekankan pemain pada jalan cerita dan kemampuan berpikir pemain dalam menganalisa tempat secara visual, memecahkan teka-teki maupun menyimpulkan rangkaian peristiwa dan percakapan karakter hingga penggunaan benda-benda tepat pada tempat yang tepat.
Contohnya: Devil May Cry, Resident Evil, Grand Thief Auto (GTA).

- Simulation: Video Game jenis ini seringkali menggambarkan dunia di dalamnya sedekat mungkin dengan dunia nyata dan memperhatikan dengan detil berbagai faktor. Dari mencari jodoh dan pekerjaan, membangun rumah, gedung hingga kota, mengatur pajak dan dana kota hingga keputusan memecat atau menambah karyawan. Dunia kehidupan rumah tangga sampai bisnis membangun konglomerasi, dari jualan limun pinggir jalan hingga membangun laboratorium cloning. Video Game jenis ini membuat pemain harus berpikir untuk mendirikan, membangun dan mengatasi masalah dengan menggunakan dana yang terbatas.
Contohnya: The Sims, Roller Coaster Tycoon, Sim City, atau Game Dating yang banyak beredar di Jepang.

- RPG (Role Playing Game): Video Game jenis ini memang sedikit sama seperti Adventure dimana game ini menekankan pemain pada jalan cerita dan kemampuan berpikir pemain, namun RPG ini area permainan lebih luas dan pemain diharuskan mengexplore sebuah map untuk mencari barang atau quest tertentu. RPG ini pemain harus memainkan role karakter yang sudah di tentukan, atau bisa juga membuat sebuah karakter sendiri. Karakter tersebut dapat berubah dan berkembang ke arah yang diinginkan pemain, dalam berbagai parameter yang biasanya ditentukan dengan naiknya level, baik dari status kepintaran, kecepatan dan kekuatan karakter, senjata yang semakin kuat, atau jumlah teman bahkan bisa juga peliharaan.
Contohnya: Final Fantasy, Fable, The Elder Scroll.

Online Game
Online Game adalah jenis permainan yang dimainkan secara online melalui koneksi Internet, bisa jadi berupa Video Games atau juga virtual Board Game. Game Online jaman sekarang banyak sekali yang berbau MMORPG (Massively Multiplayer Online Role Playing Game), walaupun genrenya tidak hanya RPG saja. Biasanya MMORPG ini pemain di tekankan untuk membuat sebuah karakter dan dapat merubah karakter tersebut menjadi kuat dengan cara leveling, mengatur status dan skill dari karakter tersebut, atau juga bisa membuat karakter terlihat keren. Dilihat dari namanya MMO, dimana pemain ini tidak sendirian atau berdua saja, tetapi banyak pemain dari seluruh dunia yang bermain bersama di Game tersebut. Istilahnya seperti dunia virtual yang dimana bisa mengobrol, berkelahi, atau juga bekerja sama.

GameMaker
            Game Maker adalah sebuah game engine yang bisa membantu anda membuat sebuah game komputer tanpa menggunakan codingan yang banyak dengan bahasa programan. Dengan game maker anda dapat membuat game 2D, 3D atau multiplayer, dan anda juga mempunyai hak penuh terhadap game yang anda buat.

Sejarah
            GameMaker (awalnya bernama Game Maker dan sering disingkat GM) awalnya dikembangkan oleh Mark Overmars dalam bahasa pemrograman Delphi. Saat ini dikembangkan dan diterbitkan oleh Yoyo Games, sebuah perusahaan perangkat lunak di mana Overmars secara tidak langsung terlibat dan pemegang saham besar GameMaker.
Game Maker awalnya berjudul Animo, dan dimulai sebagai program untuk membuat animasi 2D. Mark Overmars merilis versi publik pertama dari GameMaker (versi 1.1) pada tanggal 15 November 1999. Sementara versi Game Maker memiliki built-in scripting bahasa, yang tidak serumit seperti di versi yang lebih baru, dan beberapa versi berikutnya Game Maker tidak memiliki dukungan DirectX.
Setiap rilis utama mereka menambahkan fitur baru yang besar dan peningkatan stabilitas sambil mendapatkan terus dalam popularitas. Pada tahun 2001, versi 3.0 diimplementasikan DirectX untuk pertama kalinya, sementara versi 4.0 (dirilis Juli 2001) ditulis ulang dari awal, mengubah interface secara signifikan.

Bahasa GameMaker
            GML adalah bahasa scripting utama yang ditafsirkan mirip dengan Java kompilasi Just-In-Time yang digunakan dalam GameMaker. Hal ini memungkinkan pengguna untuk lebih meningkatkan dan mengendalikan desain permainan mereka melalui pemrograman konvensional, yang bertentangan dengan sistem drag-and-drop. Sintaks dari GML meminjam aspek dari bahasa lain seperti C, C + + dan Java, efektif memanfaatkan pemrograman berorientasi objek.

Libraries GameMaker
            Dalam Game Maker, serangkaian tindakan drag-and-drop disebut Libraries. Dalam Game Maker interface, libraries ini ditampilkan sebagai tab yang berisi ikon yang disebut Actions. Setiap Action adalah script GML atau fungsi yang pengguna dapat digunakan dalam permainan mereka. Game Maker dilengkapi dengan set standar perpustakaan yang berisi tindakan yang umum digunakan oleh kebanyakan game, melainkan juga memungkinkan untuk membuat libraries menggunakan Library Builder disediakan secara terpisah dari Game Maker. Ada banyak libraries bahwa pengguna Game Maker dapat men-download untuk menghindari menggunakan GML untuk mencapai tugas-tugas tertentu. Misalnya, jika user ingin membuat game 3D yang sederhana tetapi tidak memiliki pengalaman dengan GML, mereka dapat men-download 3D Libraries.

Kemampuan Grafik
            GameMaker terutama berjalan game yang menggunakan grafis 2D. Kemampuan grafis GameMaker ini mengalami perbaikan yang signifikan dengan setiap versi rilis utama, memungkinkan untuk fungsionalitas tambahan termasuk penyesuaian alpha lebih efisien dan pengaturan pencampuran untuk sprite dan bentuk lainnya. Dengan versi 6.0 (Windows), Game Maker dimasukkan DirectX, yang memungkinkan fungsi-fungsi grafis yang lebih canggih. Versi 7.0 (Mac OS X) menggunakan OpenGL untuk membuat sprites.
Dimulai dengan versi 6.0 (Windows), Game Maker menambahkan Direct3D, yang memungkinkan penggunaan grafis 3D yang terbatas. Untuk versi 7.0 (Macintosh) dan atas, OpenGL digunakan untuk grafis 3D dan juga memungkinkan dukungan terbatas untuk model 3D yang sederhana. Converter digunakan untuk membuatnya mungkin untuk menggunakan format 3D yang lebih populer seperti .3 ds, dan .obj untuk digunakan dalam proyek 3D. Paket ekstensi seperti Ogre digunakan untuk memperluas fungsi dasar Game Maker ini. Hal ini juga mendukung kemampuan untuk membuat efek partikel seperti hujan, salju dan awan, namun tidak native dalam 3D kecuali melalui penggunaan Dynamic Link Library. Dukungan untuk mengedit 32-bit .png file ditambahkan dalam versi 8.0 dari perangkat lunak yang juga memungkinkan pengguna untuk menggunakan gambar dengan alpha channel.


Bagian - Bagian GameMaker

Di dalam game maker terdapat baberapa resource yang anda dapat gunakan untuk membuat sebuah Game dalam game maker.

Sprites                : Gambar dari semua objek dalam game.
Sound                 : Efek efek suara agar game terasa lebih hidup.
Backgrouds        : Gambar yang digunakan untuk latar belakang sebuah game yang sedang
berlangsung.
Paths                  : Paths adalah lintasan yang diikuti oleh suatu objek dalam game.
Scripts                : Bahasa Pemrograman pada GameMaker
Fonts                  : Jenis huruf yang digunakan pada game.
Time Lines          : Pemberian waktu pada objek dalam melakukan suatu Action pada game.
Objects               : Kumpulan beberapa benda benda yang ada pada game.
Event                  : Pergerakan yang dilakukan oleh suatu objek apabila terjadi suatu
peristiwa pada objek tersebut.
Room                  : Ruangan dimana game berjalan dan juga sebagai tempat untuk suatu
objek untuk di letakan atau tempat suatu objek untuk bergerak.
Game Option     : Pilihan pada game (Option)
Game Information : Informasi yang ada pada game tersebut.

Adventure of Lonely Boy
            Game ini menceritakan tentang seorang anak yang mengumpulkan permata yang dimana ada banyak monster dan rintangan di dalam ruin tersebut. Player hanya mempunyai 3 nyawa yang dimana nyawa itu akan berkurang setelah dia terkena monster atau rintangan yang ada pada ruin tersebut, jika nyawa itu habis maka Game Over dan diambil score tertinggi yang dicapai. Untuk monster yang terbang seperti burung kita tidak bisa membunuhnya dengan menginjaknya seperti monster Ghost, di ruin tersebut ada sebuah senjata yang dapat di ambil untuk menembakkan kepada monster. Game ini ditunjukan seberapa banyak permata yang di kumpulkan dan monster yang dibunuh agar mendapatkan score tertinggi.


Interface Game




BAB III
PENUTUP

            Ada kekurangan pasti ada kelebihannya, begitu juga dengan Makalah Pembuatan Game Adventure of Lonely Boy ini. Semoga dengan artikel makalah yang telah kami buat ini dapat bermanfaat bagi kita semua baik mahasiswa  maupun masyarakat luas pada umumnya.
            Demikian pembuatan makalah Pembuatan Game Adventure of Lonely Boy yang kami buat,  semoga  dapat  bermanfaat  bagi  kita semua.






Daftar Pustaka
http://en.wikipedia.org/wiki/Game
http://chikhungunya.wordpress.com/2011/05/26/definisi-game-dan-jenis-jenisnya/
http://itwithmoonfang.blogspot.com/2010/03/artikel-tentang-game.html


Minggu, 21 April 2013

GAME MAKER

Game Maker adalah Windows dan Mac IDE yang dikembangkan oleh Mark Overmars dalam bahasa pemrograman Delphi. Saat ini software ini dikembangkan dan dipublikasikan oleh Yoyo Games, sebuah perusahaan software dimana Overmars secara tidak langsung terlibat didalamnya dan juga pemegang saham yang besar. Game Maker mengizinkan user untuk membuat game tanpa harus memiliki pengetahuan dalam bahasa pemrograman manapun. Game Maker : Studio juga dapat dibeli melalui steam DRM, yang mewajibkan adanya koneksi internet setiap saat. Rilisan terbaru untuk Windows adalah GameMaker:Studio mulai Mei 2012 dan versi 7-nya di Mac OS X mulai 11 Agustus 2010. 

Game Maker utamanya menjalankan game yang menggunakan grafik 2 Dimensi. Grafik dari Game Maker itu sendiri mengalami perbaikan yang signifikan setiap kali adanya rilisan versi terbaru, memungkinkan untuk fungsionalitas tambahan termasuk penyesuaian alpha lebih efisien dan pengaturan pencampuran untuk sprite dan bentuk lainnya. Mulai dari versi 6.0 (Windows), Game Maker menambahkan fitur Direct 3D, mengizinkan penggunaan grafik 3 Dimensi namun masih terbatas. Untuk versi 7.0 (Mac) dan diatasnya, OpenGL dipakai untuk grafik 3 Dimensi dan juga mengizinkan dukungan yang terbatas untuk model 3 Dimensi yang simpel.

Bahasa GameMaker (GML) adalah bahasa skripting utama yang ditafsirkan mirip dengan Java's Just-In-Time compilation yang digunakan pada GameMaker. Dimana mengizinkan user untuk lebih meningkatkan dan mengontrol desain mereka melewati prgramming konvensional. Yang bertentangan dengan sistem drag-and-drop. Sintaks dari GML meminjam aspek dari bahasa lain seperti C, C + + dan Java, secara efektif memanfaatkan Object-oriented programming.

Terdapat beberapa Resource yang dipakai untuk pembuatan game dalam game maker, antara lain :
· Sprites : Gambar dari semua objek dalam game, berisi lebih dari satu gambar
· Sound : efek suara yang ada pada game yang dibuat
· Backgrouds : gambar latar belakang dari sebuah game yang dibuat
· Pahts : lintasan yang diikuti sebuah objek dalam game
· Scripts : bahasa pemrograman yang diberikan pada game
· Fonts : huruf yang digunakan dalam game
· Time Lines : pemberian waktu pada game
· Objects : merupakan siapa saja yang bertindak dalam game
· Rooms : ruang dimana game berjalan atau game diletakkan 
· Events : pergerakan yang dilakukan suatu objek
· Game Option : opsi dalam game
· Game Information : informasi dalam game

GAMBARAN GAME YANG AKAN DIBUAT

Untuk game nya, saya sendiri belum menentukan judul nya, namun gambaran nya seperti ini. Ada seorang tokoh utama yang berusaha mengumpulkan koin/harta dari start hingga finish. Namun terhalang oleh rintangan dan monster. Tokoh utama nya pun bisa mengeksekusi monster nya (diusahakan bisa).
Game ini terdiri dari 2 level. Game akan berakhir bila darah sang tokoh utama habis, atau waktu nya telah habis.


Senin, 25 Maret 2013

TEKNOLOGI KINECT



Dewasa ini perkembangan teknologi semakin pesat, begitu juga dengan perkembangan pada dunia game. Salah satu contohnya adalah sebuah alat yang disebut kinect yang dipakai pada konsol xbox 360. Kinect sendiri adalah "Controller-Free Gaming dan Gaming Experience" yang dibuat oleh Microsoft dan ditetapkan sebagai kontrol untuk Video game platform Xbox 360, dan memungkinkan untuk digunakan padai windows 8 karena berdasarkan rumor kinect ini kompatible dengan windows 8.

Kinect didasarkan dari teknologi perangkat lunak yang dikembangkan secara internal oleh Rare, anak perusahaan dari Microsoft Game Studios milik Microsoft, dan teknologi kamera oleh pengembang Israel, PrimeSense. PrimeSense mengembangkan sistem yang dapat mengintepretasikan gestur secara spesifik, sehingga kontrol secara hands-free dapat dilakukan pada perangkat elektronik menggunakan proyektor infrared dan kamera, serta microchip khusus untuk melacak pergerakan objek dan individu pada bidang tiga dimensi. Sistem 3D scanner tersebut dinamakan Light Coding yang menggunakan variasi dari rekonstruksi gambar 3D

Kinect di luncurkan di Amerika Utara pada tanggal 4 November 2010,di Eropa pada tanggal 10 November 2010,di Australia,New Zealand dan Singapura pada tanggal 18 November 2010 dan di Jepang pada tanggal 22 November 2010. Dari tanggal peluncurannya hingga tanggal 29 November 2010, kinect telah berhasil terjual sebanyak 2,5 juta buah. Jika dirupiahkan kisaran harga kinect ini adalah Rp. 1.200.000, dan pastinya sebanding dengan apa yang akan kita dapatkan nanti, karena kinect akan memberikan pengalaman bermain game ke level yang selanjutnya, yaitu dapat menggerakkan tubuh seperti layaknya kita sedang berada pada game tersebut.

Kinect dapat mengenali hingga 6 orang, sehingga dapat digunakan bersama-sama sehingga menambahkan keseruan dalam bermain, terlebih banyaknya game yang dapat dimainkan dengan teknologi ini. Game favorit menggunakan teknologi ini adalah yang berhubungan dengan kegiatan olahraga, seperti Kinect Sport dan Your Shape Fitness. Game-game tersebut membuat kita tidak perlu pergi keluar rumah untuk berolahraga. Dan tentunya ini menjadi point plus tersendiri bagi kinect.

Dengan kecanggihan teknologi kinect, ternyata hal tersebut menarik perhatian pihak militer di Amerika. Baru-baru ini dikabarkan pihak militer Amerika bekerja sama dengan Microsoft untuk mengembangkan software kinect untuk membantu veteran perang dalam menjalankan terapi fisik dirumah. Dengan teknologi kinect untuk komputer (kira-kira kisaran harganya Rp. 2.000.000) yang memiliki fungsi pengenal wajah yang lebih baik dari kinect pada konsol xbox 360, dapat menghemat pengeluaran daripada harus berkunjung terus-menerus ke rumah sakit untuk terapi. Oleh karena itu dikembangkan suatu software pada kinect yang disebut ReMotion360 yang dapat melakukan scanning satu badan penuh dan meminta si pengguna untuk menirukan apa yang ditampilkan pada layar untuk kegiatan terapi.

Sumber :

Rabu, 13 Februari 2013

PENERAPAN CAMERA MODELLING (T3)



BAB 4

CONTOH PEMANFAATAN PERANGKAT LUNAK UNTUK KONSEP CAMERA MODELLING

Bab ini menjelaskan tentang cara penerapan camera modelling pada blender (penjelasan pada bab ini bisa di download di akhir artikel ini)


BAB 5

PENUTUP

Sebuah film yang bagus juga tergantung oleh sudut pengambilan gambarnya (camera view) atau posisi kamera yang mengambil objek. objek yang diambil dengan teknik pengambilan gambar yang baik akan menghasilkan kesan menarik dan mungkin berkesan. Baik dalam pembuatan animasi sekalipun, membutuhkan sudut pandang dalam pembuatannya agar animasi yang dihasilkan sempurna dan sesuai dengan keinginan, tanpa ada kerusakan atau kecacatan pada animasi tersebut.

Pada penulisan ini kami telah membahas konsep, pengertian, jenis dan contoh dari camera view itu sendiri itu sendiri. Ada berbagai jenis camera view yang dapat ditampilkan atau dibuat, sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masing-masing.Karena setiap sudut pengambilan objek terdapat makna tersendiri. Sehingga setiap kejadian pada objek dapat tersampaikan dengan baik.

Untuk membuat contoh dari camera view ini kami membuat sebuah kota dengan gedung-gedung pencakar langit didalamnya. Pembuatan objek-objek itu sendiri dibuat dengan sebuah aplikasi 3D grafik computer yakni Blender. Blender tidak hanya bisa digunakan dalam pembuatan film animasi tetapi juga dapat digunakan pada pembuatan visual efek, aplikasi interaksi 3D atau video games. Fitur-fitur pada blender sangat banyak dalam pebuatan objek yakni 3D Modelling, UV unwrapping, texturing, rigging dan skinning, simulasi asap, simulasi partikel, simulasi bentuk tubuh, animasi, tracking camera, rendering, edit video dan pengkomposisian. Juga fitur dalam pembuatan game.

Demikian yang dapat kami jelaskan dalam pembahasan camera view ini, tentunya masih banyak sekali kesalahan dan kekurangan didalamnya. Namun dibalik itu kami berharap bahwa penulisan ini dapat berguna sebagai referensi atau hanya sekedar penambah ilmu bagi kita semua.


DAFTAR PUSTAKA

http://teguh212.blog.esaunggul.ac.id/2012/03/15/teknik-kamera-elektronik-1/

http://nurul36.wordpress.com/2010/07/04/sudut-pengambilan-gambar-camera-angle/

http://id.wikipedia.org/wiki/Kamera

http://en.wikipedia.org/wiki/Blender_(software)

http://www.blenderguru.com/videos/how-to-create-a-city/

Selengkapnya disini


Rabu, 23 Januari 2013

Perangkat Lunak Yang Mendukung Konsep Camera Modelling (T2)




Blender adalah aplikasi 3D grafik komputer gratis dan open source yang digunakan untuk membuat film animasi, visual efek, aplikasi interaksi 3D atau video games. Fitur blender termasuk 3D Modelling, UV unwrapping, texturing, rigging dan skinning, simulasi asap, simulasi partikel, simulasi bentuk tubuh, animasi, tracking camera, rendering, edit video dan pengkomposisian. Juga fitur dalam pembuatan game.


Software ini dapat diperoleh di situs resminya yaitu blender.org. Software ini termasuk software dengan ukuran kecil dan dapat digunakan di berbagai macam OS. Diantaranya Windows, Linux, Ubuntu dan lain lain. Blender sendiri merupakan OSS (Open Source SOftware) atau istilah lainnya software yang dapat di gunakan di berbagai macam OS (Operating System). Versi terakhir blender saat ini menurut situs resminya adalah 2.65 dengan update versi terbaru 2.65a.
Untuk spekifikasi yang dibutuhkan untuk penginstallan software ini sangatlah sederhana:
- Intel pentium III atau lebih/ AMD dsbg
- Ram 64Mb
- VGA 4Mb
- Disk Space 35Mb
- Windows 2000 atau lebih, Linux,dll.

Fitur
Blender memiliki ukuran instalasi yang relatif kecil, sekitar 70 megabyte untuk membangun dan 115 megabyte untuk rilis resmi. Versi resmi dari perangkat lunak yang dirilis untuk Linux, Mac OS X, Microsoft Windows, dan FreeBSD untuk  32 dan 64 bit. Meskipun sering didistribusikan tanpa adegan contoh yang luas ditemukan di beberapa program lain, perangkat lunak berisi fitur yang merupakan ciri khas dari software high-end 3D. Di antara kemampuan perusahaan adalah:
1. Dukungan untuk berbagai primitif geometris, termasuk polygon, pemodelan subdivisi permukaan cepat, kurva Bezier, NURBS permukaan, metaballs, multi-res mematung digital (termasuk kue peta, remeshing, resymetrize, penipisan ..), font outline, dan baru n-gon pemodelan sistem yang disebut B-mesh.
2. Render internal mesin dengan scanline ray tracing, pencahayaan tidak langsung, dan oklusi ambien yang dapat mengekspor dalam berbagai format.
3. Sebuah mesin render pathtracer disebut Siklus (dapat menggunakan GPU Computing).
4. Integrasi dengan sejumlah mesin render eksternal melalui plugin.
5. Keyframed animasi alat termasuk invers kinematika, angker (kerangka), hook, kurva dan kisi-berbasis deformasi, kunci bentuk (morphing), non-linear animasi, kendala, dan pembobotan vertex.
6. Simulasi alat untuk dinamika tubuh lembut termasuk tabrakan mesh, dinamika fluida LBM, simulasi asap, Bullet dinamika benda tegar, generator laut dengan gelombang.
7. Sebuah sistem partikel yang meliputi dukungan untuk partikel berbasis rambut.
8. Pengubah untuk menerapkan efek non-destruktif.
9. Python scripting untuk pembuatan alat dan prototyping, logika permainan, mengimpor dan / atau mengekspor dari format lain, otomatisasi tugas dan alat kustom.
10. Dasar non-linear video / editing audio.
11. Permainan Blender, sub-proyek, menawarkan fitur interaktivitas seperti deteksi tabrakan, mesin dinamika, dan programmable logic. Hal ini juga memungkinkan penciptaan berdiri sendiri, real-time aplikasi mulai dari visualisasi arsitektur untuk pembangunan video game.
12. Sebuah compositor simpul berbasis sepenuhnya terintegrasi dalam rendering pipeline dipercepat dengan OpenCL.
13. Prosedural dan simpul berbasis tekstur, serta lukisan tekstur, lukisan proyektif, lukisan titik, lukisan berat dan lukisan dinamis.
14. Realtime kontrol selama simulasi fisika dan rendering.
15.Kamera dan objek pelacakan.

User Interface

1.    Mode Editing
Dua mode utama kerja adalah Obyek Mode dan Edit Mode, yang toggled dengan tombol Tab. Objek Mode digunakan untuk memanipulasi objek individu sebagai satu unit, sementara Edit Mode digunakan untuk memanipulasi objek yang sebenarnya. Misalnya, Objek Mode dapat digunakan untuk bergerak, skala, dan memutar polygon secara keseluruhan, dan Edit Mode dapat digunakan untuk memanipulasi simpul individu mesh tunggal. Ada juga beberapa mode lain, seperti Vertex Paint, Weight Paint, dan Sculpt Mode. Rilisan 2.45 juga memiliki UV Mapping Mode, tapi digabung dengan Edit Mode di kandidat rilisan 2.46.
2.    Pemanfaatan Hotkey
Sebagian besar perintah dapat diakses melalui hotkey. Sampai 2.X dan terutama versi 2.3X, ini sebenarnya satu-satunya cara untuk memberikan perintah, dan ini adalah sebagian besar bertanggung jawab untuk menciptakan reputasi Blender sebagai sebuah program yang sulit-untuk-belajar. Versi baru memiliki menu GUI yang lebih komprehensif.
3.    Inputan Angka
Tombol angka dapat "diseret" untuk mengubah nilai mereka secara langsung tanpa perlu untuk tujuan di sebuah widget tertentu, sehingga menghemat layar workspace dan waktu. Kedua slider dan tombol angka dapat dibatasi untuk ukuran berbagai langkah dengan pengubah seperti Ctrl dan tombol Shift. Ekspresi Python(bahasa pemrograman) juga dapat mengetik langsung ke kolom entri nomor, memungkinkan ekspresi matematika yang akan digunakan untuk menentukan nilai.
4.    Workspace manajemen
GUI Blender terdiri dari satu atau lebih layar, masing-masing dapat dibagi menjadi beberapa bagian dan sub-bagian yang dapat dari setiap jenis pandangan Blender atau jendela-jenis. Setiap jendela-jenis GUI elemen sendiri dapat dikontrol dengan alat yang sama yang memanipulasi tampilan 3D. Sebagai contoh, seseorang dapat memperbesar dan keluar dari GUI-tombol dengan cara yang sama yang memperbesar dan keluar di viewport 3D. Viewport GUI dan tata letak layar sepenuhnya pengguna-disesuaikan. Hal ini dimungkinkan untuk mengatur antarmuka untuk tugas-tugas tertentu seperti editing video atau pemetaan UV atau texturing dengan menyembunyikan fitur yang tidak digunakan untuk bekerja.

Hardware Yang Dibutuhkan
Blender mempunyai kebutuhan hardware yang sangat rendah yang dibandingkan dengan aplikasi 3D lain nya. Bagaimanapun, untuk efek tinggi dan edit kelas tinggi, butuh sistem yang lebih powerful

Hardware
Minimum
Recommended
Production Standard
Processor
1 GHz, Single core
2 GHz, Dual core
2 GHz, Multi-core (64-bit)
Memory
512 MB
2 GB
8-16 GB
Graphic Cards
OpenGL card with 64 MB Video Card
OpenGL card with 256 or 512 MB video card (CUDA RAM for GPU Rendering)
OpenGL card with 1 GB RAM,ATI FireGL or Nvidia Quadro
Display
1024×768 pixels, 16-bit color
1920×1200 pixels, 24-bit color
1920×1200 pixels, 24-bit color
Input
Three Buttons Mouse
Three Buttons Mouse
Three Buttons Mouse and Graphics Tablet



sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Blender_(software) (sudah diterjemahkan)